Rumah Sakit Tetap Prioritas Distribusi Air PDAM Padang Walau Teangah Hanguan

realitanewskomgmail.com
By -
0
Padang,CR-Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mene kankan pihaknya tetap memprioritaskan distribusi air ke rumah sakit di tengah gangguan distribusi yang sedang terjadi di kota setempat.

"Distribusiair ke rumah sakit tetap kami prioritaskan karena merupakan obyek vital," kata Direktur Utama PDAM Padang Hendra Pebrizal dalam jumpa pers di Padang, Jumat.Ia mengatakan distribusi air di kawas an pusat kota saat ini mengalami gangguan karena adanya pengerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.

Pengerjaan tersebut dalam rangka rehabilitasi dan rekontruksi infrastruktur penyedia air yang rusak parah akibat bencana banjir pada November tahun lalu.Menurutnya pekerjaan yang tengah berjalan oleh pihak Kementerian PU itu berdampak pada penurunan kualitas dan kuantitas penyaluran air ke pelanggan PDAM.

Ia mengatakan untuk menjaga kebutuhan air di rumah sakit yang ada PDAM Padang menyiagakan sekitar 35 armada pengangkut air, dan tangki yang langsung bergerak ketika terjadi gangguan distri busi."Mobil yang telah disiagakan akan langsung bergerak untuk mendistribusikan air ke rumah sakit yang ada di kawasan kota," katanya.

Ia mengatakan ada berbagai rumah sakit yang terdapat di kawasan kota, salah satunya adalah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang yang merupakan rujukan Sumatra tengah.Pihaknya berharap kesiapan yang dilakukan oleh PDAM dapat memenuhi kebutuhan air di rumah sakit, sehingga seluruh aktivitas medis bisa berjalan secara maksimal.

"Rumah sakit adalah pelanggan pertama yang harus kami suplai di antara sejumlah obyek vital yang ada di Padang," jelasnya.Pengerjaan IPA Gunung Pangilun milik PDAM Padang adalah dampak dari ben cana banjir bandang pada tahun lalu, yang mengakibatkan infrastruktur rusak parah.

Saat ini pengerjaan berada di tahap rehabilitasi dan rekontruksi yang sudah dimulai sejak Desember 2025 hingga Desember tahun ini, dikerjakan oleh Kementerian PU.


Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)