Lubuk Basung, CR – SMAN 2 Lubuk Basung terus menunjukkan komitmennya dalam mempersiap kan peserta didik menghadapi kelulusan sekaligus membuka jalan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SMAN 2 Lubuk Basung, Zulkifli, M.Pd., dalam wawancara terkait strategi sekolah dalam mendampingi siswa kelas akhir. menjelaskan, pihak sekolah mengoptimalkan proses belajar mengajar (PBM), termasuk pelaksanaan pembelajaran tambah an pada hari Sabtu. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman materi serta meningkatkan kesiapan siswa menghadapi ujian dan seleksi masuk perguruan tinggi.
“Selain PBM reguler, kami juga melaksanakan try out serta bimbingan belajar bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan AT TIN yang berlokasi di Lubuk Basung. Kerja sama ini telah berjalan selama tiga tahun,” ujar Zulkifli.
Menariknya, program bimbingan belajar tersebut sepenuhnya gratis bagi siswa kelas XI. Pembiayaan kegiatan menggunakan Dana BOS, sehingga seluruh siswa dapat mengakses layanan bimbel tanpa terbebani biaya tambahan.

Berdasarkan hasil survei internal sekolah, Zulkifli menyebutkan bahwa antusiasme siswa untuk melanjutkan pendidikan masih cukup tinggi. Sekitar 70 persen siswa menyatakan keinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Selain itu, sebagian siswa juga menunjukkan minat untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan, TNI, maupun Kepolisian.
“Tahun ini terdapat 385 siswa yang akan lulus. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan formal,” jelasnya.
Keputusan sebagian siswa untuk tidak melanjutkan pendidikan umumnya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga. Namun, Zulkifli menegaskan bahwa banyak dari mereka memilih jalur usaha mandiri sebagai solusi untuk masa depan.
Meski demikian, pihak sekolah tetap memberikan dukungan moral kepada seluruh lulusan, tanpa memandang pilihan jalan hidup yang diambil.
“Kami sangat berharap seluruh siswa SMAN 2 Lubuk Basung dapat sukses di masa depan, apa pun pilihan yang mereka ambil. Pendidikan tinggi penting, tetapi kemandirian dan kerja keras juga menjadi kunci keberhasilan,” pungkas Zulkifli.(Diwarsyah)
