Longsor Tutup Akses Sinuruik, Ratusan KK Terisolir, BNPB Pastikan Bantuan Logistik Segera Tiba

https://cahayarealita.com
By -
0

Pasaman Barat, CR
— Bencana longsor yang melanda jorong tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, menyebabkan akses jalan utama di Simpang Sinuruik tertutup total. Kondisi ini mengakibatkan ratusan warga terisolir dan mengalami keterbatasan akses logistik khususnya jorong tombang.

Di jorong tersebut terdampak sebanyak 330 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1.050 jiwa terdampak langsung akibat longsor tersebut. Material longsor menutup badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Untuk mencapai lokasi, tim penanganan dan warga terpaksa menempuh perjalanan dengan berjalan kaki.

Sebelumnya, bantuan darurat berupa logistik telah didistribusikan melalui helikopter. Namun, kebutuhan pangan di lokasi masih sangat terbatas dan diperkirakan hanya mencukupi warga untuk tiga hari ke depan, mengingat wilayah terdampak masih terisolir.

Berdasarkan koordinasi BNPB dengan Pemerintah Provinsi, bantuan logistik tambahan dijadwalkan tiba hari ini untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Sinuruik.

 “Tim BNPB yang saat ini berada di wilayah Agam langsung kami arahkan menuju Pasaman Barat. Setelah tiba di lokasi, kami segera melakukan koordinasi dan konfirmasi dengan Pemerintah Daerah Pasaman Barat untuk mempercepat penanganan darurat serta distribusi bantuan logistik,” ujar Eny Supartini, selaku komandan tim BNPB di lokasi kejadian.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini tiga orang korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di tengah kondisi medan yang berat dan cuaca yang belum stabil.

“Prioritas kami adalah keselamatan warga terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan akses menuju lokasi yang terisolir. BNPB terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar penanganan berjalan optimal,” tambahnya.

Pemerintah dan tim penanggulangan bencana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah rawan longsor.(Diwarsyah)

-

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)