Labuk Basung CR — Pemerintah Kabupaten Agam terus menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan pemulihan pascabencana. Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, meninjau langsung kondisi infrastruktur terdampak bencana di Kecamatan Malalak dan Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (19/12).
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam, Ofrizon, ST, guna memastikan proses perbaikan dan penanganan darurat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Turut hadir mendampingi, Inspektur Kabupaten Agam Drs. Welfizar, M.Si, CGCAE, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam Roza Syadefianti, S.STP, M.Sc, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Ir. Arief Restu, M.Si, Camat Malalak Ulya Satar, S.STP, M.Si, Camat Tanjung Raya Al Hafidh, S.STP, M.A, serta unsur Forkopimca setempat.
Bupati Agam menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan normalisasi sungai serta perbaikan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana. Untuk mempercepat proses pemulihan, Pemkab Agam menggandeng PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang telah menurunkan sejumlah unit alat berat di titik-titik strategis.
Peninjauan difokuskan pada beberapa jembatan vital, di antaranya Jembatan Subarang Gauang di Malalak Timur dan Jembatan Batang Sariak di Malalak Utara, yang merupakan akses utama masyarakat serta penghubung aktivitas ekonomi antarjorong.
“Kedua jembatan ini sangat vital bagi mobilitas masyarakat. Pemerintah daerah memastikan warga tidak terisolasi terlalu lama dan pemulihan infrastruktur akan segera ditindaklanjuti secara bertahap dan terukur,” tegas Bupati.
Selain itu, perhatian juga diarahkan pada Jembatan Batang Luhuang di Malalak Barat dan Jembatan Talalak di Malalak Timur, yang kerusakannya berdampak langsung terhadap konektivitas antar wilayah di Kecamatan Malalak.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Agam turut meninjau lokasi luapan Batang Aia Talalak yang menyebabkan kerusakan fasilitas pemandian umum serta enam unit rumah warga. Pemerintah daerah menyiapkan langkah penanganan darurat, baik untuk kebutuhan hunian sementara maupun pemulihan akses fasilitas publik.
Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan mitra strategis, Pemkab Agam berharap proses pemulihan dapat berjalan cepat, tepat, dan memberikan rasa aman serta harapan baru bagi masyarakat terdampak.(Diwarsyah)
