Wilayah terdampak tersebut meliputi Banuhampu, IV Koto, Tanjung Raya, Palupuh, Palembayan, Lubuk Basung, Malalak, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Matur, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Sungai Pua, dan Baso.
Kepala Dinas Kominfo Agam, Roza Syafdefianti, menyampaikan bahwa bencana ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang mengguyur Agam sejak Rabu, 19 November 2025. Menurutnya, kerusakan akibat rangkaian bencana hidrometeorologi itu masih dalam tahap pendataan di lapangan.
“Rumah warga, fasilitas umum, jalan, lahan pertanian, dan berbagai infrastruktur lainnya terdampak banjir serta longsor. Sementara itu, angin kencang di beberapa titik juga menyebabkan pohon tumbang dan merusak bangunan,” ujarnya.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat agar Kabupaten Agam segera bangkit, dan seluruh petugas di lapangan maupun warga tetap dalam keadaan selamat,” tutup Roza.(Diwar)

